Wednesday, October 5, 2016
Manfaat Umbi Talas
Talas yang kerap dijuluki kentang dari daerah tropis ini merupakan sumber karbohidrat selain beras. Berasal dari wilayah India Selatan dan Asia Tenggara, talas kemudian menyebar hingga kepulauan kepulauan Pafisik, Mesir, Mediterania, Afrika, sampai Amerika. Di daerah lain talas memiliki sebutan umum kalo (Hawaii), mukhi (Bangladesh), toran (Korea), kolkas (Mesir), satoimo (Jepang) lan lain-lannya.
Tergolong tanaman perennial (tahunan), talas tidak berkayu dengan bentuk daun serupa jantung. Umbinya berbentuk bulat hingga silinder dengan kulit yang berserat-serat warna coklat. Biasanya daging talas berwarna putih hingga kuning semu krem, tetapi ada juga yang berwarna lain seperti ungu, tergantung jenis kultivarnya.
Beda Talas dengan Keladi
Banyak orang yang kerap salah menganggap bahwa keladi itu ya talas atau sebaliknya. Padahal meski berasal dari suku talas-talasan (Araceae), keduanya sangat berbeda. Lalu apa saja perbedaannya? Mari simak beberapa perbedaan talas dan keladi seperti berikut ini :
Talas
Tergolong genus Colocasia
Contoh : Talas bogor (Colocasia giganteum Hook), taro (Colocasia Esculenta)
Menghasilkan umbi yang lumayan besar
Daunnya berwarna hijau dan lebar serupa telinga gajah.
Tingginya bisa melebihi 1 m
Dimanfaatkan untuk bahan pangan
Hampir 90% bagian talas bisa dimakan
Keladi
Tergolong genus Caladium
Contoh : Caladium Bicolor
Keladi sejati jarang memiliki umbi yang besar
Daunnya beraneka warna, paling lebar berukuran sekitar 30 cm
Tingginya kurang dari 1m
Digunakan untuk tanaman hias
Tidak bisa dimakan karena hampir semua bagian tanaman keladi mengandung racun
Manfaat Talas
Ada 11 manfaat yang bisa dipetik dari talas yaitu:
1. Bagus untuk diet
Bagi anda yang ingin berdiet, talas bisa membantu mengurangi bobot tubuh anda. Penyebabnya adalah kadar kalori talas yang tergolong rendah yaitu yaitu 112 kkal atau 6% dari kebutuhan kita sehari-hari.
2. Melancarkan pencernaan
Setiap 100 gr tales kukus tanpa garam mengandung serat 5,1 gr. Kandungan serat yang tinggi tersebut membantu melancarkan pencernaan dan bisa membuat kita kenyang lebih lama meski porsi makannya hanya sedikit.
3. Menjaga kesehatan jantung
Kandungan lemak kang rendah dan kadar kolesterol 0% bisa mencegah menciutnya arteri sehingga peredaran darah jadi lancar. Bila peredaran darah lancar otomatis gangguan terhadap jantung kita bisa bisa dicegah. Bukan hanya itu saja, kandungan vitamin E-nya juga bisa mengurangi resiko terkena serangan penyakit jantung.
4. Mengurangi tekanan darah untuk penderita Hipertensi
Hipertensi bisa dicegah dengan menjaga makanan yang rendah kadar sodiumnya. Sebaliknya anda justru dianjurkan konsumsi makanan yang mengandung kadar potasoum tinggi. Mengapa? Sebab makanan berkadar potasium tinggi bisa membantu menurunkan tekanan darah. Menurut USDA nutrien data base, 100 gr tales kukus tawar mengandung potasium sebanyak 591 mg atau 12,5% dari kebutuhan setiap hari. Sedangkan kadar sodiumnya justru rendah yaitu 11 mg atau kurang dari 1% dari kebutuhan kita sehari-hari.
5. Meningkatkan sistem imun
Talas matang yang diolah tanpa bumbu mengandung 6% vitamin C, sumber zat antioksidan. Zat ini diperlukan untuk membantu menetralisir racun dari dalam tubuh kita. Selain itu, antioksidan juga bisa membantu menghindari kita dari serangan penyakit umum seperti pilek lan demam. Bersama vitamin B6, vitamin C bisa memberi perlindungan dan menjaga imunitas kita.
6. Indeks glikemik pangan yang rendah
Indeks glikemik pangan umumnya memiliki tingkatan yang didasarkan pada efeknya terhadap kadar gula darah. Menikmati bahan pangan yang indeks glikemik pangan yang rendah seperti talas membantu kita mengendalikan rasa lapar dan napsu makan. Kok bisa? Iya, sebab glukosa yang terkandung dalam talas akan dipecah dan dilepaskan secara perlahan dalam darah. Buat penderita diabetes, talas bisa menjadi sumber alternatif pangan untuk diet sehat anda
7. Mengurangi Fatigue (Rasa lelah yang sangat)
Banyak atlit memilik konsumsi talas untuk mencukupi kebutuhan energinya. Dengan indeks glikemik pangan rendah, talas memberikan energi lebih pada tubuh seorang atlet. Pada akhirnya atlit tidak gampang merasa lelah ketika menjalani tugasnya, entah latihan atau sedang bertanding.
8. Anti aging (anti penuaan dini)
Banyak nutrisi penting yang dimiliki talas, yaitu vitamin (A, B, C), mineral (tembaga, mangan, seng, magnesium, kalsium, Fe, selenium, kalium, potassium) juga betakaroten lan kriptoxantin. Gabungan semua zat tadi berguna untuk mencegah serangan dari bermacam penyakit, membantu regenerasi sel, lan utamanya mencegah penuaan dini.
9. Asam amino lan minyak Omega3
Kandungan asam amino lan minyak Omega-3 yang dikandung talas bermanfaat untuk menjaga kesehatan badan, memelihara serangan penyakit kardiovaskuler, kanker, dan penyakit lain.
10. Menjaga kesehatan otot, syaraf, dan tulang
Tales memiliki kandungan magnesium 8% setiap 100 gr tales mentah. Magnesium bermanfaat untuk menjaga kesehatan otot, syaraf, lan tulang kita.
11. Manfaat bidang kuliner
Selain umbi, daun dan batang talas kerap digunakan sebagai bahan masakan. Tidak hanya di Indonesia, kedua bahan tersebut juga terkenal di India, Filipina, Hawai, dan lain-lainnya.
Daun talas yang mengandung vitamin A selain membuat mata jadi sehat juga memberi perlindungan dari beragam serangan penyakit. Kandungan vitamin C-nya bisa membantu menghaluskan kulit, menyerap zat besi, dan meningkatkan imunitas. Vitamin B1-nya diperlukan tubuh untuk menggunakan energi dari makanan. Sementara vitamin B2 penting untuk memecah senyawa karbohidrat menjadi gula sederhana. Sedangkan daunnya yang kerap dimasak lodeh itu ternyata mengandung karbohidrat sebanyak 4 gr, serat 1 gr, dan kalori sebesar 18 kkal.
Sumber : http://www.ummi-online.com/11-manfaat-talas-untuk-kesehatan-dan-kecantikan.html
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment